KEBUMEN — Suasana khidmat dan penuh kehangatan menyelimuti Mushala Pondok Pesantren Annahdliyah 5 SMK Ma’arif 5 Gombong pada Sabtu (1/8/2026) malam.
Puluhan pendekar berkumpul dalam gelaran acara “TGS Maligo Bersholawat“ yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Lahir ke-42 Perguruan Pencak Silat Tri Guna Sakti sekaligus Hari Jadi ke-10 Akademi TGS Maligo.

Acara ini dihadiri oleh jajaran Pengurus Tri Guna Sakti Induk, serta perwakilan dari TGS Cabang Buayan, Puring, dan Petanahan. Tak ketinggalan, deretan organisasi ekstrakurikuler seperti Pagar Nusa, Pramuka, PMR, Maligo English Trainer Academy (META), IPNU-IPPNU, serta para santri Pondok Pesantren Annahdliyah 5 Gombong turut memadati lokasi.
Dalam sesi sambutan, Ketua Panitia, Rizky Fathur Rohman, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan acara TGS Maligo Bersholawat, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, waktu maupun materiil. Semoga TGS Maligo semakin jaya dan terus berprestasi,” ungkap Rizky dalam sambutannya.
Dukungan senada disampaikan oleh perwakilan Pengurus Tri Guna Sakti Induk, Warsito. Ia membakar semangat para anggota agar terus konsisten dalam berlatih.
“Semoga seluruh anggota TGS Maligo semakin kompak dan tambah semangat latihannya,” tutur Warsito.
Acara dilanjutkan dengan kultum motivasi yang disampaikan oleh Kepala SMK Maligo sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Annahdliyah 5 Gombong, Kyai Mukhamad Ma’muri, M.Pd. Dalam awal ceramahnya, beliau mendoakan Guru Besar TGS, Bapak Dasuki Rahmat, beserta para pelatih agar selalu diberi kekuatan, keikhlasan, kesabaran, dan keistiqomahan dalam menjalankan amanah organisasi.
Kyai Mukhamad Ma’muri juga menekankan bahwa menekuni seni bela diri, termasuk pencak silat, merupakan bagian dari ajaran Rasulullah SAW. Beliau mendorong para pendekar muda untuk meneladani tokoh-tokoh bela diri muslim tingkat dunia.
“Carilah teladan petarung bela diri muslim dunia, seperti Khabib Nurmagomedov, petarung MMA dunia yang selama berkarir di pertandingan tidak pernah kalah hingga pensiun,” ujar Kyai Mukhamad Ma’muri.
“Mari para pendekar Tri Guna Sakti, kita jadikan pencak silat ini tidak hanya untuk olah fisik, tetapi juga sebagai sarana dakwah,” tambahnya.

Rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir. Peringati Harlah Ke-42 Perguruan Pencak Silat Tri Guna Sakti dan Hari Jadi ke-10 Akademi Tri Guna Sakti Maligo Gelar Malam Bersholawat sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang perguruan dan akademi, acara puncak ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng dan dilanjutkan dengan makan bersama seluruh tamu undangan, pengurus, dan santri yang hadir.
Editor : Anjar Nugroho
Kontributor Berita : Rizky

Beri Komentar